DAY 1: Describe Your Personality
Sebelumnya, izinkan aku memperkenalkan diri. Namaku Mutiarizki Hapsari, nama panggilannya Kiki, atau Mutia. Biasanya, orang yang manggil aku Mutia itu teman-teman sekolah yang tidak terlalu dekat. Kalau yang manggil aku Kiki, orang tersebut aku anggep dekat, hehe. Tapi ini nggak akurat loh. Banyak juga temen-temen yang aku anggep dekat itu manggil aku Mutia, jadi pada akhirnya semua tergantung pada inner beauty^^.
Who am I? Aku cewek usia 18 tahun bulan Juni lalu, masih muda kan? HAHA. Baru tahun pertama kuliah di UIN Sunan Ampel Surabaya, setelah melalui serangkaian perjuangan yang penuh air mata *lebai, abaikan.
Sebenarnya, udah lama banget kepikiran mau bikin challenge ini, sejak salah satu teman membagikan foto 30 days challenges mengenai diri sendiri, tapi apalah daya diriku yang sibuq nugas ini jadi baru sempet bikin sekarang ahahah. Lagipula, momennya pas banget tuh, tanggal 1 Desember yang adalah bulan terakhir di penghujung tahun 2020 yang bener-bener berkesan bagi aku mwheheh.
Okeh, langsung aja gas. Menurut aku, aku itu orangnya lumayan baik *sudah tentu XD. Banyak orang mengira aku pendiam (kata temen-temen sekolah), padahal di kehidupanku yang sebelumnya (?) aku orangnya cukup supel dan humoris XD. Yah, maklum sih, soalnya MBTI-ku ISTJ. Lalu, aku suka baca buku apa pun itu, yang karena inilah aku ngerasa kalau pembendaharaan kataku cukup banyak hehe. Akhir-akhir ini aku lebih baca komik sih, tapi aku selalu ngusahain buat baca buku minimal 50 halaman perhari dan nulis review-nya di buku catatan.
Mungkin sejauh ini aku kayak nerd cupu, ya nggak sih? (T-T)/ Itu agaknya benar, menurutku. Tapi aku cukup bangga jadi diriku sendiri, setidaknya sekarang sudah mulai belajar menikmati hidup. Aku banyak ketemu orang baru (online) dan beberapa dari mereka mengajarkanku arti hidup dan kebersamaan. Seperti kata teman baikku, yang mengutipnya dari postingan channel Youtube anime, keluarga adalah tentang kebersamaan tidak peduli itu online atau di dunia nyata.
Sejujurnya, aku ini pemarah orangnya. Hanya orang-orang terdekat yang tahu betapa mengerikannya aku marah hahah. Sebaiknya kamu jangan sampai tahu, sungguh tidak patut. Selain itu, aku cukup konsisten soal tujuan hidup. Mungkin gara-gara tahun akhir SMA kemarin yang memaksaku untuk lebih memikirkan soal hidup. Karena, meski rencana hidupmu agak meleset, ketahuilah bahwa sesungguhnya rencana hidupmu itu adalah tiket keretamu selanjutnya.
Kayaknya sampai sini dulu aja deh, tentang personality-nya. Karena ini aku upload ke blog yang mana pasti akan dibaca secara bebas oleh orang *pede, aku nggak ngungkapin semua personality-ku yang bersifat pribadi. Aku sangat menghargai yang namanya privasi. Mau mengenalku lebih dekat? Yoklah kirim e-mail ke aku, aku pasti balas kok heheh.
Sampai ketemu besok di challenge selanjutnya!


Komentar
Posting Komentar