Day 30: Write About What Do You Feel When You Write
Selamat malam, semuanya!
Sekarang tepat 30 hari aku menulis challenge ini, wah, hari benar-benar cepat berlalu!
Sekarang, di malam yang berhujan ini, aku ingin berbicara mengenai apa yang kurasakan saat aku sedang mengikuti challenge ini.
Bagaimana memulainya ya? Di hari ke 1-10, aku rasanya sangat bersemangat dalam menulis setiap topiknya. Aku tidak sabar untuk menunggu hari berikutnya untuk menulis topik selanjutnya. Dan juga, topik-topiknya sangat menarik banget kalau menurutku.
Mendekati hari ke 11-20, rasanya menulis topik menjadi sedikit berbeda. Aku tidak tahu kenapa, tapi rasanya seperti agak tertekan mengikuti challenge ini, dan mungkin inilah tantangan terbesarnya: konsisten dengan tantangannya. Aku merasa itu adalah hal yang sulit ketika hari dengan cepat berganti. Tapi, aku tidak akan berhenti sampai selesai. Aku selalu mengingat pepatah: finish what you started. Memang sepele, tapi tidak jarang orang-orang seringkali tidak melakukannya.
Kemudian, hari ke 21-30, sampai sekarang, menulis satu topik setiap harinya agaknya telah menjadi rutinitas. Setiap malam, aku selalu ingat untuk menulis topik (yah, walau rasa malas sesekali menyerang, haha). Aku senang sekali, setidaknya aku telah menanamkan satu kebiasaan baik menurutku.
Kembali ke inti topik: apa yang kurasakan setelah menulis 29 topik?
Rasanya sungguh luar biasa.
Aku jadi semakin mengenal diriku sendiri, dan aku menjadi percaya diri terhadap apa yang kupercaya mengenai kemampuanku! Aku menyadari kalau aku adalah orang yang penuh dengan rencana untuk kehidupanku beberapa tahun ke depan, dan aku jadi lebih mengetahui mengenai apa yang ingin kulakukan ketika aku dewasa kelak.
Aku sangat menyadari kalau untuk sekarang ini, aku benar-benar tak ingin berurusan dengan cinta. Aku menjadi lebih realistis terhadap cinta, dan jadi lebih memandang sebelah mata terhadapnya. Nanti, pasti ada saatnya ketika aku cukup dewasa untuk mulai berurusan lagi dengan cinta (meski aku sedikit terbawa perasaan saat sedang menonton sebuah film romantis, haha).
Dan sekarang, 30 Desember 2020, kita memasuki akhir tahun 2020. Apa makna tahun 2020 menurut kamu pribadi?
Kalau menurutku, tahun ini benar-benar tahun yang berkesan daripada tahun-tahun sebelumnya. Banyak hal yang telah terjadi, dan aku senang karena aku berhasil melalui semuanya. Aku berharap keadaan lekas membaik di tahun 2021 dua hari ke depan (meski pada kenyataannya, itu cukup menyedihkan karena pandemi semakin buruk saja). Semoga kalian yang membaca ini selalu sehat dan baik-baik saja di mana pun kalian berada.
Hari terakhir challenge ini, aku sedikit sedih karena aku tidak akan bisa menulis apapun di blog untuk setiap hari. Tapi, aku tetap akan menulis, kok. Aku telah berencana untuk menulis tiga postingan untuk setiap bulannya. Dua postingan adalah resensi buku dan film yang telah aku baca dan aku tonton, sedangkan yang sisanya adalah opini atau esaiku tentang hal-hal yang mengganggu pikiranku. Aku memberi waktu dua minggu untuk mencari referensi-referensi terkait topik yang ingin kutuliskan.
Tapi, dengan sayang aku katakan, kalau bulan Januari aku tidak akan menulis opini apapun. Aku harus memperhatikan ujian akhir semesterku yang dilaksanakan di pertengahan Januari. Aku mungkin akan sesekali menulis resensi buku, tapi kita lihat saja nanti.
Yap, sepertinya hanya ini yang bisa kukatakan. Terima kasih untuk kalian semua yang telah membaca writing challenge-ku ini, aku sangat tersanjung! Terima kasih juga untuk temanku, Angela, yang telah setiap hari meluangkan waktunya untuk membaca apa pun yang kutulis di blog ♡. Melewatkan satu bulan untuk menulis ke semua topik ini adalah hal-hal yang berkesan untukku, yang kulakukan untuk bulan Desember di akhir tahun ini. Terima kasih, diriku, kamu telah konsisten untuk menulis semua ini, aku sangat bangga padamu ♡.
Sampai ketemu di tulisanku yang selanjutnya, teman-teman, semoga akhir tahun kalian menyenangkan!
Dengan segenap cintaku,
Mutiarizki Hapsari


Komentar
Posting Komentar